SIAPA YANG BERDOA?

  • 2 min read
  • Sep 05, 2025

Apapun yang telah terjadi:

kemarin dan hari ini,

juga yang akan terjadi:

hari ini dan nanti,

semuanya telah tertulis pasti

di Lauh Mahfuzh 50.000 tahun

sebelum semesta ini terciptakan!

 

Sudah banyak orang yang bersuara

tentang apa yang terjadi.

Setiap kita merasa harus bersuara

(termasuk saya):

kita pun menulis,

kita pun berkomentar,

di Facebook, di Instagram,

di Tiktok, di Twitter,

di Youtube, di warkop,

di mesjid, di kantor,

di mana-mana.

Kita berlomba jadi yang paling tahu.

Kita berlomba jadi yang paling update.

Kita berlomba jadi yang paling kritis.

Alasannya sama:

“Ingin ikut melakukan perubahan!”

 

Sayangnya…

Kita (mungkin) lupa melakukan hal terpenting:

Berdoa kepada Sang Maha Pengatur semesta.

Berdoa memohon kebaikan untuk semua.

 

Hari ini,

dari berjuta-juta manusia yang sibuk

mengupload “konten kritis”nya,

menuliskan komen-komennya,

berapa gelintir yang sungguh-sungguh

berdoa untuk Negeri yang sedang kritis ini?

 

Hari ini,

Berapa banyak yang tak kenal lelah:

bangun di sepertiga akhir malam,

menangis dalam doanya yang lirih:

“Ya Allah, hadirkanlah keadilan di Negeri ini.

Berikanlah hidayah kepada pemimpin dan rakyatnya:

untuk tidak menjadi pelaku kezhaliman

apapun bentuknya…”

 

Yah, di antara ribuan pengamat yang kritis itu,

di antara ribuan aktifis yang turun ke jalan itu,

di antara jutaan emak-emak yang baik itu,

di antara ustadz-ustadz yang lantang itu,

-termasuk yang mencibir demo itu-,

di antara jutaan “komentator medsos” itu,

di antara kita semua rakyat Indonesia ini:

Siapakah yang sungguh-sungguh berdoa

untuk Negeri ini?

 

Yah, mungkin kita terlalu mengandalkan usaha kita sendiri.

Kita menganggap usaha kitalah yang hebat,

yang bisa menumbangkan kezhaliman yang keji.

Kita lupa jika satu-satunya Pemberi dan Pencabut kekuasaan itu:

hanya Allah semata!

 

Kita lupa pada doa ini:

 

اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاءُ وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاءُ

وَتُعِزُّ مَن تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَاءُ ۖ

بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

“Ya Allah, Sang Penguasa segala kekuasaan,

Engkau berikan kekuasaan kepada siapa yang Kau mau,

dan Engkau pula yang merampas kuasa itu dari siapa yang Kau mau.

Engkau muliakan siapa yang Kau mau,

dan Engkau hinakan siapa yang Kau mau.

Di Tanganmu sajalah segala kebaikan,

Sungguh Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Surah Ali Imran: 26)

 

Kita mungkin lupa:

tugas kita hanya berusaha.

Dan apa yang terjadi selanjutnya:

sepenuhnya urusan Allah semata.

 

Sekali lagi:

Siapakah di antara kita yang telah

sungguh-sungguh bersimpuh

bermunajat sepenuh jiwa dan hati

untuk Negeri ini?

 

Akhukum,

Muhammad Ihsan Zainuddin

https://t.me/IhsanZainuddin

 

NB:

Tetap bantu Gaza (meski masih sulit menembusnya):

https://bit.ly/Dapur-Umum-Palestina

 

Segera!

Belajar Islam bareng dari Nol (dari A sampai Z)

di “Akademi Hijrah Ahsantum” (GRATIS).

Segera KLIK di sini untuk mendaftar:

https://bit.ly/AkademiHijrahAhsantum

 

E-Book GRATIS “Bahasa Arab Itu Gampang”:

https://ihsanzainuddin.com/ebook-gratis/

 

 

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *